Analisis Pengaturan Relay Diferensial Siemens 7UT5121 pada Transformator Menggunakan Simulasi ETAP untuk Meningkatkan Sistem Proteksi
DOI:
https://doi.org/10.56795/fortech.v7i1.7102Keywords:
Transformator, Rasio CT, Setting Relay, Sistem ProteksiAbstract
Transformator merupakan komponen utama dalam sistem kelistrikan untuk menyalurkan energi listrik ke konsumen. Dalam pengoperasiannya, transformator sering mengalami gangguan sehingga diperlukan pengamanan dan pengaturan proteksi yang andal guna menjaga kelancaran sistem. Sistem proteksi dirancang untuk memutus arus gangguan yang terjadi, melindungi peralatan dari kerusakan akibat arus gangguan. Salah satu perangkat proteksi utama pada transformator adalah relay diferensial, yang bekerja cepat tanpa memerlukan koordinasi dengan relay lain. Relay diferensial beroperasi berdasarkan perbedaan vektor antara dua atau lebih besaran listrik yang melebihi nilai ambang tertentu. Dalam penelitian ini, digunakan relay proteksi Siemens 7UT5121. Untuk mempermudah pengujian dan analisis gangguan pada pengaturan relay proteksi tersebut, dilakukan simulasi menggunakan perangkat lunak ETAP. Penyetelan relay proteksi dilakukan untuk melindungi transformator apabila terjadi perbedaan arus pada CT sisi primer dan sekunder dalam zona proteksi. Dari hasil perhitungan, diperoleh nilai rasio CT untuk arus nominal (I₁) sebesar 230,94 A dan arus nominal (I₂) sebesar 1905,25 A. Arus sekunder CT dihitung masing-masing sebesar 0,769 A untuk I₁ dan 0,866 A untuk I₂. Pada relay diferensial, arus diferensial tercatat sebesar 0,097 A, sedangkan arus restrain adalah 0,817 A. Hasil analisis presentase slope menunjukkan nilai sebesar 11,18% pada slope 1 dan 23,74% pada slope 2. Nilai setting arus diferensial yang diperoleh adalah 0,379 A. Relay tidak akan bekerja jika gangguan terjadi di luar zona proteksi, sehingga memastikan keandalan sistem proteksi transformator
References
N. L. Syamsudin Zalmadi, Makkulau Andi, “Evaluasi Perencanaan Kelistrikan,” Sutet, vol. 6, no. 1, pp. 28–34, 2016.
K. M. Habsari, L. Kharirroh, Y. Prasetyo, and R. J. K. Haryo, “ANALISA KOREKSI VOLTAGE DROP DENGAN METODE UPRATING KABEL A3C KE KABEL A3CS PADA PENYULANG,” pp. 168–172, 2024.
Z. Zulkarnaini and F. Hafni, “Studi Analisa Rele Differensial Pada Proteksi Transformator 60 MVA Gardu Induk Pauh Limo,” J. Tek. Elektro, vol. 9, no. 2, pp. 79–86, 2020.
E. S. Nasution, F. I. Pasaribu, and M. H. Hidayat, “Studi Proteksi Sistem Tenaga Listrik Pada Trafo 1600 kVA Menggunakan Current Relay IWU 2-3,” J. MESIL (Mesin Elektro Sipil), vol. 2, no. 2, pp. 28–39, 2021.
E. S. Nasution et al., “Rele diferensial sebagai proteksi pada transformator daya pada gardu induk,” pp. 179–186, 2019.
Y. Prasetyo, N. Prakoso, R. Wicaksono, B. Triyono, and S. Triwijaya, “Analysis of Transformer Protection Systems Using Smart Relays for Electrical Energy Stability,” vol. 07, no. 02, 2023.
D. Hariyono, “Analisa Proteksi Relay Differensial Terhadap Gangguan Eksternal Transformator,” Saintek ITM, vol. 32, no. 2, pp. 37–43, 2019.
T. R. Firdausi, M. Pujiantara, and V. Lystianingrum, “Setting Differential Relay Transformer (87T) dengan Pertimbangan Vector Group pada PLTU Tenayan 2x110 MW,” vol. 9, no. 2, 2020.
H. Pradika and M. Moediyono, “Thermal Overload Relay Sebagai Pengaman Overload Pada Miniatur Gardu Induk Berbasis Programmable Logic Controller (Plc) Cp1E-E40Dr-a,” Gema Teknol., vol. 17, no. 2, pp. 80–85, 2015.
A. Sugiarto, “Pemakaian Dan Pemeliharaan Transformator Arus (Current Transformer/CT),” Forum Teknol., vol. 05, no. 1, pp. 1–7, 2015.







