https://journal.fortei7.org/index.php/fortech/issue/feed Jurnal FORTECH 2026-02-27T00:00:00+07:00 Jurnal FORTECH fortei.vii@gmail.com Open Journal Systems <p>Jurnal FORTECH: Merupakan media publikasi ilmiah khususnya anggota FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia) Regional Jawa Timur dan publikasi praktisi, dosen, mahasiswa Teknik Elektro pada umumnya. Bidang kajian Jurnal FORTECH meliputi bidang; Teknik tenaga listrik, Teknik elektromagnetik, Teknik telekomunikasi, Teknik komputer, Teknik elektronika, Teknik rekayasa sistem, Teknik kendali, Biomedik, dan bidang elektro lainnya</p> <ul> <li>ISSN (Print): 2721-2858</li> <li>ISSN (Online): 2720-9253</li> <li>DOI: 10.56795/fortech</li> </ul> https://journal.fortei7.org/index.php/fortech/article/view/809 Perancangan Sistem PLTS Off-Grid Dengan Sistem ATS Berbasis Internet of Things (IoT) 2025-10-23T17:09:39+07:00 M Mursyid Abdillah M_muhammad13@yahoo.co.id Arief Budi Laksono ariefbl@unisla.ac.id Rifky Aisyatul Faroh rifkyaisyatulfaroh@unisla.ac.id <p>Sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) off-grid menawarkan solusi berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga, terutama di daerah terpencil. Penelitian ini merancang sistem PLTS off-grid dengan fitur Automatic Transfer Switch (ATS) yang memungkinkan pergantian otomatis antara sumber daya surya dan cadangan jaringan listrik konvensional. Sistem ini terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh melalui perangkat pintar. Perancangan melibatkan simulasi kapasitas energi surya, kebutuhan rumah tangga, serta algoritma pergantian sumber daya yang optimal. Hasil menunjukkan bahwa integrasi ATS dengan IoT meningkatkan efisiensi sistem, memastikan pasokan energi yang stabil, serta memungkinkan pengguna untuk mengoptimalkan konsumsi energi dan mengurangi biaya operasional. Desain ini mendukung transisi menuju penggunaan energi terbarukan, memberikan solusi inovatif untuk pengelolaan sumber daya energi rumah tangga secara cerdas dan berkelanjutan</p> 2026-04-07T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal FORTECH https://journal.fortei7.org/index.php/fortech/article/view/782 Sistem Deteksi Kebocoran Pipa Air menggunakan Sensor Flow dan IoT dengan Algoritma ANFIS 2025-09-11T06:21:08+07:00 Lutfi Agung Swarga lutfiagung@untag-sby.ac.id Luhfita Tirta Swarga luhfitatirta@gmail.com Balok Hariadi balokhariadi@untag-sby.ac.id <p>Air merupakan sumber daya alam yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari dimana dalam hal ini seringkali mengalami penggunaan air secara berlebih. Kebocoran pada pipa menjadi salah satu faktor kenapa penggunaan air sangat boros yang mengakibatkan kerugian ekonomi pada kalangan masyarakat. Oleh karena itu, dirancanglah sebuah alat untuk mendeteksi kebocoran pipa berbasis IoT agar dapat dilakukan monitoring dengan jarak jauh. Arduino digunakan sebagai mikrokontroller untuk mengirim sinya pada selenoid agar melakukan penutupan otomatis. Jenis arduino yang digunakan yaitu Arduino Mega Wifi 8266, Sensor flow digunakan mengetahui adanya kebocoran pada pipa dan selenoid digunakan sebagai penutup saluran pipa yang mengalami kebocoran dan menambahkan metode Adaptive Neuro-FuzzyInference System (ANFIS) untuk pengelolaan data kebocoran.</p> 2026-03-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal FORTECH https://journal.fortei7.org/index.php/fortech/article/view/670 Analisis Pengaturan Relay Diferensial Siemens 7UT5121 pada Transformator Menggunakan Simulasi ETAP untuk Meningkatkan Sistem Proteksi 2025-03-11T10:49:06+07:00 Dimas Nur Prakoso dimasnur@pnm.ac.id Yuli Prasetyo yuliprasetyo2224@pnm.ac.id Budi Triyono buditriyono@pnm.ac.id <p>Transformator merupakan komponen utama dalam sistem kelistrikan untuk menyalurkan energi listrik ke konsumen. Dalam pengoperasiannya, transformator sering mengalami gangguan sehingga diperlukan pengamanan dan pengaturan proteksi yang andal guna menjaga kelancaran sistem. Sistem proteksi dirancang untuk memutus arus gangguan yang terjadi, melindungi peralatan dari kerusakan akibat arus gangguan. Salah satu perangkat proteksi utama pada transformator adalah relay diferensial, yang bekerja cepat tanpa memerlukan koordinasi dengan relay lain. Relay diferensial beroperasi berdasarkan perbedaan vektor antara dua atau lebih besaran listrik yang melebihi nilai ambang tertentu. Dalam penelitian ini, digunakan relay proteksi Siemens 7UT5121. Untuk mempermudah pengujian dan analisis gangguan pada pengaturan relay proteksi tersebut, dilakukan simulasi menggunakan perangkat lunak ETAP. Penyetelan relay proteksi dilakukan untuk melindungi transformator apabila terjadi perbedaan arus pada CT sisi primer dan sekunder dalam zona proteksi. Dari hasil perhitungan, diperoleh nilai rasio CT untuk arus nominal (I₁) sebesar 230,94 A dan arus nominal (I₂) sebesar 1905,25 A. Arus sekunder CT dihitung masing-masing sebesar 0,769 A untuk I₁ dan 0,866 A untuk I₂. Pada relay diferensial, arus diferensial tercatat sebesar 0,097 A, sedangkan arus restrain adalah 0,817 A. Hasil analisis presentase slope menunjukkan nilai sebesar 11,18% pada slope 1 dan 23,74% pada slope 2. Nilai setting arus diferensial yang diperoleh adalah 0,379 A. Relay tidak akan bekerja jika gangguan terjadi di luar zona proteksi, sehingga memastikan keandalan sistem proteksi transformator</p> 2026-03-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal FORTECH https://journal.fortei7.org/index.php/fortech/article/view/793 Rancang Bangun Alat Pemantau Blind Spot Pada Kendaraan Besar Berbasis Internet Of Things (IoT) 2025-09-11T06:04:22+07:00 Aubait Waliudddin aubaitwaliuddin@gmail.com <p>Blind spot atau titik buta adalah area di sekitar kendaraan yang tidak dapat terlihat langsung oleh pengemudi, baik melalui pandangan mata maupun kaca spion. Kondisi ini terutama sering terjadi pada kendaraan berukuran besar seperti truk dan bus, dan menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk merancang dan membangun alat pemantau blind spot berbasis Internet of Things (IoT) dengan tujuan meningkatkan keselamatan berkendara serta mengurangi risiko kecelakaan. Sistem ini dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor ultrasonik HC-SR04, sensor inframerah Sharp GP2Y0A21YK0F, dan modul GPS Ublox Neo-6M untuk mendeteksi objek sekaligus melacak posisi kendaraan secara real-time. Output dari sistem ditampilkan melalui LED, buzzer, LCD, serta notifikasi aplikasi Telegram Bot. Uji coba menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi objek di area blind spot dengan tingkat akurasi yang baik dan memberikan peringatan secara real-time kepada pengemudi. Dengan demikian, implementasi sistem ini diharapkan dapat membantu pengemudi kendaraan besar dalam mengantisipasi potensi bahaya akibat blind spot.</p> 2026-03-29T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal FORTECH https://journal.fortei7.org/index.php/fortech/article/view/705 Sistem Kontrol Buka Tutup Atap Stadion Menggunakan Sensor LDR dan Hujan Berbasis IOT 2025-09-22T06:24:22+07:00 Rio Aditya Pradana 19rioaditya80@gmail.com Zainal Abidin zainalabidin@unisla.ac.id Ulul Ilmi ululilmi@unisla.ac.id <p><em>The advancement of modern stadiums encourages the integration of technologies that enhance comfort and protection for both spectators and players, particularly in response to changing weather conditions. This study aims to design and implement an automatic stadium roof control system based on the Internet of Things (IoT) using an ESP32 microcontroller. The system employs an LDR sensor to detect light intensity and a raindrop sensor to detect rainfall. Sensor data are processed by the ESP32, which controls a gearbox motor via an L298N motor driver. The system is integrated with the Blynk application, enabling real-time remote monitoring and control via smartphone. Experimental results show that the LDR sensor produced ADC values of 3763 (dark), 1040 (bright), and 638 (very bright), while the rain sensor responded within one second when exposed to water. The ESP32 pins functioned correctly with 3.3V outputs, the gearbox motor responded well to driver commands, and the Blynk application displayed data in real time without delay. This prototype demonstrates potential application in small- to medium-scale stadiums and can serve as a reference for the development of IoT-based smart sports facility management.</em></p> 2026-03-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal FORTECH