Jurnal FORTECH
https://journal.fortei7.org/index.php/fortech
<p>Jurnal FORTECH: Merupakan media publikasi ilmiah khususnya anggota FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia) Regional Jawa Timur dan publikasi praktisi, dosen, mahasiswa Teknik Elektro pada umumnya. Bidang kajian Jurnal FORTECH meliputi bidang; Teknik tenaga listrik, Teknik elektromagnetik, Teknik telekomunikasi, Teknik komputer, Teknik elektronika, Teknik rekayasa sistem, Teknik kendali, Biomedik, dan bidang elektro lainnya</p> <ul> <li>ISSN (Print): 2721-2858</li> <li>ISSN (Online): 2720-9253</li> <li>DOI: 10.56795/fortech</li> </ul>FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)en-USJurnal FORTECH2721-2858Sistem Deteksi Kebocoran Pipa Air menggunakan Sensor Flow dan IoT dengan Algoritma ANFIS
https://journal.fortei7.org/index.php/fortech/article/view/782
<p>Air merupakan sumber daya alam yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari dimana dalam hal ini seringkali mengalami penggunaan air secara berlebih. Kebocoran pada pipa menjadi salah satu faktor kenapa penggunaan air sangat boros yang mengakibatkan kerugian ekonomi pada kalangan masyarakat. Oleh karena itu, dirancanglah sebuah alat untuk mendeteksi kebocoran pipa berbasis IoT agar dapat dilakukan monitoring dengan jarak jauh. Arduino digunakan sebagai mikrokontroller untuk mengirim sinya pada selenoid agar melakukan penutupan otomatis. Jenis arduino yang digunakan yaitu Arduino Mega Wifi 8266, Sensor flow digunakan mengetahui adanya kebocoran pada pipa dan selenoid digunakan sebagai penutup saluran pipa yang mengalami kebocoran dan menambahkan metode Adaptive Neuro-FuzzyInference System (ANFIS) untuk pengelolaan data kebocoran.</p>Lutfi Agung SwargaLuhfita Tirta SwargaBalok Hariadi
Copyright (c) 2026 Jurnal FORTECH
2026-03-302026-03-30711710.56795/fortech.v7i1.7101Setting Relay Diferensial Siemens 7UT5121 pada Transformator dengan ETAP untuk Meningkatkan Sistem Proteksi
https://journal.fortei7.org/index.php/fortech/article/view/670
<p>The development of the electric power system is quite rapid in Indonesia, where the development of the electric power system will not experience a decline and will continue to increase. To distribute electrical energy to consumers, transformers are the main component in the electrical system. During its operation, transformers often experience faults, making reliable protection and security systems necessary to maintain the smooth operation of the system. Protection systems are designed to interrupt faulty currents and protect equipment from damage caused by these currents. One of the primary protection devices for transformers is the differential relay, which operates quickly without requiring coordination with other relays. Differential relays work based on the vector difference between two or more electrical quantities exceeding a predetermined threshold. In this study, a Siemens 7UT5121 protection relay was used. To facilitate testing and fault analysis in the settings of this protection relay, simulations were conducted using ETAP software. The protection relay settings were configured to safeguard the transformer if there was a current difference between the CT on the primary and secondary sides within the protection zone. Based on calculations, the CT ratio for nominal current (I₁) was found to be 230.94 A, and the nominal current (I₂) was 1905.25 A. The CT secondary currents were calculated as 0.769 A for I₁ and 0.866 A for I₂. In the differential relay, the differential current was recorded at 0.097 A, while the restrain current was 0.817 A. The slope percentage analysis yielded values of 11.18% for slope 1 and 23.74% for slope 2. The differential current setting value obtained was 0.379 A. The relay will not operate if a fault occurs outside the protection zone, ensuring the reliability of the transformer protection system</p>Dimas Nur PrakosoYuli PrasetyoBudi TriyonoBasuki Winarno
Copyright (c) 2026 Jurnal FORTECH
2026-04-302026-04-307181510.56795/fortech.v7i1.7102Sistem Kontrol Buka Tutup Atap Stadion Menggunakan Sensor LDR dan Hujan Berbasis IOT
https://journal.fortei7.org/index.php/fortech/article/view/705
<p><em>The advancement of modern stadiums encourages the integration of technologies that enhance comfort and protection for both spectators and players, particularly in response to changing weather conditions. This study aims to design and implement an automatic stadium roof control system based on the Internet of Things (IoT) using an ESP32 microcontroller. The system employs an LDR sensor to detect light intensity and a raindrop sensor to detect rainfall. Sensor data are processed by the ESP32, which controls a gearbox motor via an L298N motor driver. The system is integrated with the Blynk application, enabling real-time remote monitoring and control via smartphone. Experimental results show that the LDR sensor produced ADC values of 3763 (dark), 1040 (bright), and 638 (very bright), while the rain sensor responded within one second when exposed to water. The ESP32 pins functioned correctly with 3.3V outputs, the gearbox motor responded well to driver commands, and the Blynk application displayed data in real time without delay. This prototype demonstrates potential application in small- to medium-scale stadiums and can serve as a reference for the development of IoT-based smart sports facility management.</em></p>Rio Aditya PradanaZainal AbidinUlul Ilmi
Copyright (c) 2026 Jurnal FORTECH
2026-04-302026-04-3071162110.56795/fortech.v7i1.7103Rancang Bangun Alat Pemantau Blind Spot Pada Kendaraan Besar Berbasis Internet Of Things (IoT)
https://journal.fortei7.org/index.php/fortech/article/view/793
<p>Blind spot atau titik buta adalah area di sekitar kendaraan yang tidak dapat terlihat langsung oleh pengemudi, baik melalui pandangan mata maupun kaca spion. Kondisi ini terutama sering terjadi pada kendaraan berukuran besar seperti truk dan bus, dan menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk merancang dan membangun alat pemantau blind spot berbasis Internet of Things (IoT) dengan tujuan meningkatkan keselamatan berkendara serta mengurangi risiko kecelakaan. Sistem ini dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor ultrasonik HC-SR04, sensor inframerah Sharp GP2Y0A21YK0F, dan modul GPS Ublox Neo-6M untuk mendeteksi objek sekaligus melacak posisi kendaraan secara real-time. Output dari sistem ditampilkan melalui LED, buzzer, LCD, serta notifikasi aplikasi Telegram Bot. Uji coba menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi objek di area blind spot dengan tingkat akurasi yang baik dan memberikan peringatan secara real-time kepada pengemudi. Dengan demikian, implementasi sistem ini diharapkan dapat membantu pengemudi kendaraan besar dalam mengantisipasi potensi bahaya akibat blind spot.</p>Aubait WaliudddinZainal Abidin Rifky Aisyatul Faroh
Copyright (c) 2026 Jurnal FORTECH
2026-04-302026-04-3071223010.56795/fortech.v7i1.7104Perancangan Sistem PLTS Off-Grid Dengan Sistem ATS Berbasis Internet of Things (IoT)
https://journal.fortei7.org/index.php/fortech/article/view/809
<p>Sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) off-grid menawarkan solusi berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga, terutama di daerah terpencil. Penelitian ini merancang sistem PLTS off-grid dengan fitur Automatic Transfer Switch (ATS) yang memungkinkan pergantian otomatis antara sumber daya surya dan cadangan jaringan listrik konvensional. Sistem ini terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh melalui perangkat pintar. Perancangan melibatkan simulasi kapasitas energi surya, kebutuhan rumah tangga, serta algoritma pergantian sumber daya yang optimal. Hasil menunjukkan bahwa integrasi ATS dengan IoT meningkatkan efisiensi sistem, memastikan pasokan energi yang stabil, serta memungkinkan pengguna untuk mengoptimalkan konsumsi energi dan mengurangi biaya operasional. Desain ini mendukung transisi menuju penggunaan energi terbarukan, memberikan solusi inovatif untuk pengelolaan sumber daya energi rumah tangga secara cerdas dan berkelanjutan</p>M Mursyid AbdillahArief Budi LaksonoRifky Aisyatul Faroh
Copyright (c) 2026 Jurnal FORTECH
2026-04-072026-04-0771314010.56795/fortech.v7i1.7105