Penilaian Isolasi pada Wind Turbine Generator dari Efek Accelerated Aging Humidity Berdasarkan Nilai Polarization Index (PI)

Authors

  • moch aditya fatkur roji Universitas Hang Tuah

Keywords:

Wind turbine, Generator winding insulation, Polarization Index (PI), Insulation degradation

Abstract

 

Berdasarkan penelitian ini, keandalan sistem turbin angin sangat bergantung pada

kondisi isolasi belitan generator, khususnya karena pengoperasiannya berada pada

lingkungan dengan variasi beban, kelembapan tinggi, dan kontaminasi lingkungan.

Salah satu metode yang banyak digunakan untuk mengevaluasi kondisi isolasi

adalah Polarization Index (PI), yang diperoleh dari perbandingan nilai tahanan

isolasi pada menit ke-10 dan menit ke-1. Penelitian ini bertujuan untuk

menganalisis degradasi isolasi belitan generator turbin angin berdasarkan

perubahan nilai PI sebagai indikator utama kesehatan isolasi. Pengujian dilakukan

dengan mensimulasikan kondisi kerja turbin angin melalui pemberian tekanan

termal akibat pembebanan, pengaruh kelembapan, serta paparan kontaminan

lingkungan secara simultan. Pengukuran PI mengacu pada standar IEEE Std 43-

2013. Hasil analisis menunjukkan bahwa penurunan nilai PI berkorelasi langsung

dengan tingkat degradasi isolasi, di mana nilai PI yang menurun hingga di bawah

batas aman (<2,0) mengindikasikan kondisi isolasi yang buruk dan berpotensi

menyebabkan kegagalan belitan. Pada kondisi ekstrem, nilai PI <1,0 menunjukkan

degradasi serius yang berujung pada kegagalan isolasi.

References

IEEE Std 43-2013

Downloads

Published

2026-09-04

How to Cite

fatkur roji, moch aditya. (2026). Penilaian Isolasi pada Wind Turbine Generator dari Efek Accelerated Aging Humidity Berdasarkan Nilai Polarization Index (PI). SinarFe7, 8(1), 129–137. Retrieved from https://journal.fortei7.org/index.php/sinarFe7/article/view/898