SF33 INTEGRASI ENERGI TERBARUKAN PADA SISTEM KELISTRIKAN BALI 150 KV, 20-BUS
Keywords:
Sistem Kelistrikan Bali 150 kV, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Profil Tegangan, Rugi-Rugi Daya, DIgSILENT PowerFactoryAbstract
Peningkatan kebutuhan energi listrik dan target pemanfaatan energi baru terbarukan mendorong integrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam sistem kelistrikan Bali 150 kV. Integrasi PLTS diharapkan mampu meningkatkan profil tegangan dan mengurangi rugi-rugi daya pada jaringan transmisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi PLTS terhadap profil tegangan dan rugi-rugi daya pada sistem kelistrikan Bali 150 kV 20-bus menggunakan perangkat lunak DIgSILENT PowerFactory. Metode penelitian dilakukan melalui simulasi aliran daya (load flow) pada tiga kondisi operasi, yaitu kondisi dasar (base case), peningkatan beban sebesar 40%, dan integrasi empat PLTS masing-masing berkapasitas 25 MW. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan beban sebesar 40% menyebabkan rata-rata tegangan sistem menurun dari 1,007 p.u. menjadi 0,963 p.u., sehingga beberapa bus mengalami kondisi undervoltage, yaitu GI Pesanggaran, Pecatu, dan Pemecutan. Setelah dilakukan integrasi empat PLTS berkapasitas 25 MW, rata-rata tegangan sistem meningkat menjadi 0,977 p.u. dan seluruh bus kembali berada di atas batas minimum operasi sebesar 0,95 p.u. Integrasi PLTS juga memberikan dampak positif terhadap rugi-rugi daya, yaitu menurunkan rugi-rugi daya aktif dari 28,40 MW menjadi 18,65 MW atau sebesar 34,33%, serta menurunkan rugi-rugi daya reaktif dari 98,75 MVAR menjadi 62,30 MVAR atau sebesar 36,91%. Penurunan rugi-rugi daya tersebut menunjukkan bahwa PLTS mampu menyuplai daya lebih dekat ke pusat beban sehingga mengurangi aliran daya pada saluran transmisi dan meningkatkan efisiensi penyaluran energi listrik. Berdasarkan hasil penelitian, integrasi PLTS terbukti mampu memperbaiki profil tegangan dan mengurangi rugi-rugi daya, sehingga dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan performansi dan keandalan sistem kelistrikan Bali 150 kV.
References
Abidin, D. Z., Krismanto, A. U., & Wartana, I. M. (2024). Analysis of the Impact of Cirata Floating Solar Power Plant Integration on the Voltage Stability of the 500 kV Java–Bali System.
Bali, P. B. (2023). Data Sistem Kelistrikan Bali Tahun 2023. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali.
Edison, P., & Edison, L. (2021). Evaluasi rugi-rugi daya pada sistem energi terbarukan berbasis PLTS dan turbin angin. Renewable Energy and Power Systems, 234–245.
Hidayat, T. G., Saputra, I. G. N. A. D., & Sutawinaya, I. P. (2023). Perencanaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung Berkapasitas 10 Megawatt di Waduk Muara Nusa Dua (Diploma Thesis). Politeknik Negeri Bali.
Kawambwa, S., Mwifunyi, R., Mnyanghwalo, D., et al. (2021). An improved backward/forward sweep power flow method based on network tree depth for radial distribution systems. Journal of Electrical Systems and Information Technology, 8, Article 7.
Rasheed, M. A., & Verayiah, R. (2021). Investigation of optimal PV allocation to minimize system losses and improve voltage stability for distribution and transmission networks using MATLAB and DIgSILENT. Frontiers in Energy Research, 9, 695814.
R. T. (2019). Analisis drop tegangan pada jaringan tegangan menengah dengan menggunakan simulasi program ETAP. Jurnal Teknologi Energi, 10.
P. L. Bhattar, N. M. Pindoriya, A. Sharma, and R. T. Naayagi, “AC-DC Multi-Phase Power Flow Algorithms for Active Distribution System Analysis,” Electric Power Systems Research, 2023, doi: 10.1016/j.epsr.2023.109924.
A. S. Khavari, M. R. A. Pahlavani, and M. S. Naderi, “Low Voltage Distribution Networks Modeling and Unbalanced (Optimal) Power Flow: A Comprehensive Review,” IEEE Access, vol. 9, pp. 143026–143084, 2021, doi: 10.1109/ACCESS.2021.3120803.
Werkie, Y. G. (2022). Optimal allocation of multiple distributed generation units in power distribution networks for voltage profile improvement and power losses minimization. Cogent Engineering.
Integration of Renewable Based Distributed Generation for Power Loss Reduction and Voltage Profile Enhancement. (n.d.). Energies.
Wijaya et al. (2022) Perencanaan Pembangkit Hybrid Optimal Di Grid 3 Nusa, Pulau Nusa Penida– Menganalisis integrasi PLTB–PLTS–BESS untuk stabilitas frekuensi dan minimisasi biaya (COE), mengikuti Grid Code Jawa–Bali (49–51 Hz)
Sontakke, S. K. (2015). Power System Analysis of a Microgrid using ETAP. International Journal of Electrical and Electronics Engineers, 3(5).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I I_Gede_Mantra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


